Selasa, 14 Februari 2012

kreasi dari sisa sampah plastik

Memanfaatkan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kerajinan Tangan Sebagai Wujud Perduli Lingkungan
Ada beberapa macam kerajinan tangan yg ada ataupun pernah kita lihat
Kerajinan tangan yang dihasilkan berasal dari Koran-bekas , sedotan air mineral, plastik bungkus kopi, bungus mie instan bahkan plastik kresek . Bahan-bahan untuk pembuatan kerajinan tangan tersebut di kumpulkan dari limbah yang berasal dari rumah tangga yang sudah di pilah agar dapat dijadikan kerajinan tangan.namun di sini sy akan memperlihatkan salah satu contoh kerajinan tangan yg sy buat berbahan dasar dari sisa sampah plastik.
, barang-barang yang semula hanya sebagai sampah yang dapat merusak pemandangan dan menimbulkan wabah penyakit, kita dapat merubahnya menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi. Kita juga dapat membantu pemerintah dalam menagani penumpukan sampah yang semakin lama semakin menumpuk. Bahkan kita juga dapat mengasa kreativitas yang kita miliki, yang mana kita tidak pernah menyadarinya..    
Add caption
Add caption



Add caption
Apa bisa lebih baik dari balik plastik dari menjadi 'bajak laut' di lingkungan untuk sesuatu yang 'menyenangkan' yang dapat mempercantik rumah kita? Botol plastik non biodegradable dan karenanya, menyebabkan banyak kerugian bagi lingkungan kita hidup masuk Mengapa tidak mengikuti prinsip indah 'mengurangi, mendaur ulang dan menggunakan kembali dan membuat beberapa penggunaan produktif dari plastik.
Apakah Anda memiliki bakat membuat kerajinan yang indah, inovatif dan menarik? Anda bisa membuat minat Anda terhadap kerajinan menjadi sesuatu yang menghasilkan income. Anda bisa mendapatkan sesuatu dari kegiatan yang Anda sukai.

Industri kerajinan menunjukkan permintaan yang meningkat di beberapa tahun belakangan ini. Semakin banyak orang yang mencari kerajinan tangan orisinal yang memiliki fungsi dan menarik, tapi dengan harga yang terjangkau dan memiliki nilai seni seperti lukisan. Wilayah dengan potensi wisata juga melihat adanya permintaan yang tinggi terhadap kerajinan tangan karena wisatawan membeli item budaya yang unik sebagai oleh-oleh keluarga dan temannya, serta untuk digunakan sendiri.

Mungkin Anda memiliki ketrampilan untuk membuat kerajinan tangan yang bagus, tapi memulai bisnis kerajinan yang sukses membutuhkan keahlian yang berbeda.

Pertimbangan saat memulai

Jika Anda berencana mengubah kecintaan Anda terhadap kerajinan tangan menjadi sebuah bisnis, ada sejumlah faktor yang harus Anda pertimbangkan:

Putuskan mengapa Anda ingin memulai bisnis ini. Sasaran Anda adalah mengubah hobi menjadi bisnis bisa memberikan level kesuksesan yang dihasilkan. Jika Anda ingin bisnis kerajinan ini menghasilkan atau sebagai income keluarga, maka Anda harus melakukannya dengan serius dan memperlakukannya sebagai bisnis.

Verifikasi permintaan produk Anda. Anda harus tahu pasti bahwa orang menginginkan dan akan membeli produk Anda. Ada produk yang hanya diperuntukkkan untuk pasar yang sangat kecil dan tidak bisa memberikan keuntungan pada operasional bisnis.

Salah satu cara untuk menemukan produk Anda memenuhi keinginan konsumen adalah dengan mengecek eBay. Lakukan riset di eBay tentang produk Anda (misal. Seni manik ) dan lihat penawaran yang didaftar dalam “ending today." Jika kebanyakan lelang yang berakhir hari itu tidak ada penawaran, maka menunjukkan kurangnya minat terhadap produk tersebut. Juga lakukan pencarian di Google untuk mengetahui berapa banyak situs komersial yang menjual produk seperti Anda. Pendekatan ini bisa membantu Anda mengetahui pesaing Anda, menemukan apa yang mereka tawarkan, dan menentukan ceruk yang memungkinkan bagi Anda serta titik penjualannya.

Memahami dasar-dasar bisnis. Membuat kerajinan tangan adalah: tahu bagaimana merubah profit dari yang lainnya. Memahami semua persyaratan dan memiliki dana cadangan untuk memenuhi pengeluaran sebelum Anda bisa menghasilkan penjualan dan mendapatkan profit.

Kerjakan pekerjaan rumah. Jika Anda tidak memunyai latar belakang bisnis, inilah saatnya untuk mulai belajar dasar-dasar mengelola dan menjalankan usaha kecil. Anda tidak hanya menghasilkan produk, tapi Anda juga menangani pemasaran, penjualan, pembukuan, pembelian dan banyak hal lainnya. Jika Anda akan menyewa orang untuk memproduksi produk Anda, Anda harus belajar mengelola personel. Beli atau pinjam buku bagaimana menjalankan usaha kecil di perpustakaan setempat. Jika Anda merasa lemah dalam hal pembukuan, Anda mungkin bisa mengikuti pelatihan singkat.

Mencari tahu peraturan lokal. Sebagai pemilik usaha, Anda harus memahami peraturan lokal, termasuk perijinan yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis. Sekalipun jika Anda menjualnya di pasar kecil, Anda akan diminta mengajukan ijin dan dikenakan pajak penjualan.

Memisahkan bisnis dari akun personal Anda. Saat ini tidak begitu penting dalam tahap awal, dengan memisahkan akun bisnis dari akun personal akan mempermudah hidup Anda, terlebih saat membayar pajak. Anda harus membuktikan bahwa bisnis kerajinan Anda bukanlah hobi – dan ini adalah sebuah bisnis – sebelum Anda bisa mengurangi pengeluaran bisnis dari pendapatan Anda. Memisahkan akun bank dengan nama bisnis Anda adalah langkah pertama.

Tahu dimana Anda akan bekerja. Temukan tempat dimana Anda bisa bekerja, dengan mempertimbangkan efisiensi dan kemungkinan perluasan bisnis Anda. Apakah Anda bekerja di ruang yang terpisah atau menyewa workshop, studio Anda haruslah memenuhi kebutuhan Anda dalam hal ukuran, layanan, keamanan dan keselamatan. Mungkin Anda ingin bekerja dari rumah saat memulai usaha dengan pertimbangan overhead yang lebih rendah dan mulai dengan modal yang kecil. Pastikan tempat kerja Anda memiliki sistem elektrik dan ventilasi, terlebih jika Anda menggunakan bahan kimia.

Menjual produk Anda

Barang kerajinan bisa dijual di berbagai outlet. Berikut di antaranya:

* Toko Ritel. Cara paling populer menjual produk kerajinan adalah melalui toko khusus kerajinan atau toko gift. Anda juga bisa mencoba menjualnya di department store. Dekati pemilik atau merchandiser terkait dengan produk Anda. Anda bisa memulainya dengan toko butik yang kecil, menawarkan diskon untuk pembelian grosir. Cari tahu permintaan toko- beberapa mensyaratkan kode produk keamanan sementara yang lainnya mengikat Anda dengan kontrak pembelian.

* Konsinyasi. Toko dengan konsinyasi adalah tempat yang baik untuk menjual produk Anda. Mereka akan membayar Anda setelah produk Anda terjual, dengan mengambil keuntungan 20 persen sampai paling banyak 60 persen dari nilai penjualan. Baca dengan seksama persetujuan konsinyasi. Beberapa diantaranya mengikat kontrak 1 tahun dan gratis satu bulan, sebagai tambahan komisi yang mereka dapatkan dari menjual produk Anda.

* Pasar kerajinan dan bazar. Pameran kerajinan, pasar kaget dan pameran lokal adalah cara bagus untuk menjual produk Anda. Pengunjung yang datang di pameran atau pasar ini mencari barang unik yang tidak bisa ditemukan di department store. Datangi asosiasi pengrajin profesional dan pusat informasi bisnis untuk mendapatkan jadwal pameran. Jika ada pameran reguler di tempat Anda, hubungi orang yang menanganinya. Anda bisa membuat booth kecil, dimana biayanya lebih murah. Tergantung pada dimana diadakan pameran, didalam atau luar gedung, set-up sangat sederhana hanya dengan meletakkan beberapa meja untuk memajang produk dan canopy untuk melindungi produk Anda. Pasar kerajinan bisa menawarkan Anda peluang untuk mengetahui pembeli dan apa yang mereka cari, serta mengetahui pesaing Anda.

* Internet. Internet telah menjadi jalur distribusi produk yang penting. Anda bisa menciptakan situs komersial sendiri, bergabung dengan mal kerajinan virtual, atau menjual produk melalui lelang online. Evaluasi biaya utilisasi masing-masing jalur, dan mana yang bisa membuat pelanggan tahu bisnis Anda. Pelajari berbagai alat marketing yang biasa di web. Pelajari bagaimana cara mengambil gambar yang bagus: penjualan Anda tergantung padanya. Perhatikan, bahwa pemasaran online membutuhkan waktu, kesabaran, keteguhan dan pengetahuan prinsip-prinsip pemasaran.

Memasarkan produk Anda

Bentuk pemasaran bisnis kerajinan yang paling efektif adalah reputasi Anda atas mutu yang tinggi. Dengan membuat produk kerajinan yang bermutu secara konsisten, yang menarik dan inovatif, reputasi Anda bisa dijadikan sebagai iklan dari mulut ke mulut. Iklan dari mulut ke mulut, terlebih jika opini diberikan oleh orang berpengaruh (msl. Kolumnis koran), merupakan alat yang ampuh yang bisa membangun bisnis Anda.

Ide-ide marketing yang bisa digunakan dalam bisnis kerajinan, termasuk:

* Kartu bisnis dan pamflet yang mengilustrasikan dan menjabarkan produk Anda. Pilih produk terbaik Anda untuk ditunjukkan dan pastikan membuat foto yang bagus.

* Cerita menarik terkait dengan bisnis kerajinan Anda. Bisa saja cara yang unik dimana Anda menghasilkan kerajinan, bahan-bahan asli yang Anda gunakan, atau bagaimana Anda memulai apa yang Anda sukai. Anda bisa meletakkan cerita Anda di website, memasang ide cerita di editor surat kabar, termasuk dalam brosur Anda.

* Portfolio produk Anda. Membuat portfolio produk terbaik Anda dengan menggunakan foto bermutu. Membuat binder yang dipenuhi oleh produk terbaik bisa saja mahal, tapi penting untuk mewakili galeri, butik, dan retailer lainnya, desainer interior, bahkan arsitek.

* Direct mail. Pastikan Anda memiliki daftar mailing list. Gunakan cetakan kartupos, dibandingkan flyer atau brosur untuk memotong biaya.

* Iklan online. Ada banyak bentuk iklan di Web yang bisa Anda coba: membeli iklan banner, Google ad word untuk kata kunci Anda, atau mendonasikan produk Anda untuk kontes website.

Memasarkan bisnis Anda membutuhkan waktu yang signifikan. Pastikan Anda mengembangkan rencana bagaimana Anda bisa melakukannya dengan efektif.

Jika Anda berencana mengubah hasrat Anda dalam membuat kerajinan menjadi bisnis full time:

* Awali dengan sesuatu yang Anda cintai. Pengusaha kerajinan tidak memulai usahanya untuk menghasilkan uang: mereka memutuskan untuk menghasilkan uang dari apa yang mereka sukai. Dalam memulai bisnis baru, Anda akan mengalami pasang –surut yang menguras waktu Anda untuk membangun bisnis ke level berikutnya dimana Anda bisa mengandalkan dari apa yang dihasilkannya. Hasrat yang Anda miliki untuk membuat kerajinan bisa membantu Anda mempertahankan tingkat minat dalam bisnis serta mendorong Anda untuk terus bekerja hingga sukses.

* Meluangkan waktu untuk mengenali pasar Anda. Sebelum Anda memulai bisnis, Anda harus tahu jika orang akan membeli produk Anda, dan mereka membelinya dengan harga yang pantas. Banyak pengusaha yang membuat kesalahan dalam mengubah bisnis menjadi bisnis yang serius, yang pada akhirnya pasar yang ada terlalu kecil untuk membuat bisnis yang menguntungkan. Bisnis Anda bisa bertahan jika ada permintaan yang cukup untuk mempertahankannya.

* Jangan pernah menganggap selalu ada pasar untuk produk Anda: temukan terlebih dahulu. Kunjungi pameran kerajinan, bazar, berbincang dengan pengrajin, dan membaca publikasi perdangangan. Mengunjungi eBay dan lihat jika ada produk serupa yang dijual, dan berapa harganya. Beberapa informasi penting yang harus Anda cari adalah: cek apakah produk serupa sekarang dibuat oleh mesin dan dipasarkan luas; di import dari Cina atau negara lainnya dengan harga yang lebih rendah atau permintaan produk kerajinan.

* Menentukan tempat untuk memasarkan produk Anda. Apakah Anda menjual di Web atau pasar kerajinan? Haruskan Anda menampilkan produk di pameran kerajinan? Atau haruskan Anda menjualnya di pasar ini? Anda harus menentukan dimana akan menjual produk. Idealnya adalah dengan memilih outlet yang memungkinkan Anda mencapai jumlah konsumen yang besar dengan harga yang terjangkau. Banyak pengrajin yang sekarang membuka website untuk meraih pasar yang lebih luas, kemudian menata stan di pasar kerajinan saat akhir pekan. Lainnya menggunakan situs lelang online sebagai tempat terbaik untuk menjual, atau setidaknya untuk mengurangi inventori yang berlebihan, termasuk barang yang dikembalikan.

* Mulai perlahan, tapi pasti. Ini sangat penting jika Anda memiliki anggaran yang sangat terbatas. Jika Anda tidak memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Ini adalah cara terbaik untuk tahu apa yang diinginkan pasar sebelum menghabiskan banyak uang untuk inventori, suplai dan pemasaran. Anda juga harus tahu bagaimana menjalankan bisnis dengan biaya yang efektif dan mempelajari ketrampilan yang Anda butuhkan untuk mengelola cash flow Anda. Pengusaha kerajinan biasanya membutuhkan waktu sekitar dua tahun sebelum bisnisnya menunjukkan profit.

* Memberikan harga produk dengan tepat. Bagaimana menentukan harga produk seringkali menjadi tantangan pengusaha kerajinan. Anda tidak ingin memberinya harga terlalu rendah yang tidak bisa menutup biaya Anda; tapi Anda juga tidak ingin memberikan harga yang terlalu tinggi. Kuncinya adalah harga untuk profit.

Ada beberapa cara untuk menetapkan harga yang tepat untuk produk Anda:

Pertama, tambahkan biaya-biaya Anda, termasuk bahan baku, buruh, overhead (sewa), perijinan, biaya pemasaran, profit, dan yang lainnya. Untuk menghitung biaya buruh, tentukan berapa banyak yang Anda (atau karyawan Anda) dibayar perjam untuk membuat produk Anda, kemudian kalikan upah perjam ini dengan jumlah jam dalam seminggu yang digunakan untuk membuat produk kerajinan. Tambahkan biaya buruh dengan harga material per biji, dan kemudian dibagi dengan jumlah produk yang dihasilkan dalam waktu yang ditetapkan untuk mendapatkan harga produk.

Kedua, Anda bisa mendekati retailer lainnya dan menawarkan produk serupa. Pelajari pasarnya dan bandingkan harganya di toko-toko, galeri, dan Web. Jika harga Anda melebihi dari produk serupa, Anda bisa menguranginya dengan memotong harga per jam, mendapatkan supplier yang lebih murah atau meningkatkan waktu produksi Anda. Jika harga Anda kurang labih sama dengan produk serupa, Anda bisa mempertimbangkan menaikkan harga Anda.



Oleh: Jenny Fulbright adalah staf penulis PowerHomeBiz.com.

Sumber: www.powehomebiz.com


Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.

Artikel: www.pengusahamuslim.com